Tuesday, August 6, 2013

Seleksi Muamalat Officer Development Program (MODP)


Pengalaman mengikuti Seleksi Muamalat Officer Development Program (MODP)

Setelah posting tentang pengalaman ikut CPNS, saya teringat kalau sebelumnya saya juga ikut seleksi MODP. Saya ikut dua kali, pertama tahun 2011. Waktu itu cuma sampai tahap wawancara, saya gagal karena bahasa Inggris saya masih pasif. Saya uji peruntungan saya kembali tahun 2012. Alhamdulillah sampai tahap terakhir, yaitu wawancara final dengan Direktur, tapi saya gagal di sini. Mau tahu penyebab saya gagal di tahap paling akhir ini setelah bersusah payah? We’ll see on the end of this post ;)

Biasanya MODP itu kabar open recruitment-nya sudah marak tersebar di internet, jadi tidak susah mencarinya. Kalau pihak HRD atau panitia seleksinya membagi menjadi 6 tahap, taaapiiiii…  bukan berarti ada 6 tes saja, karena sebenarnya ada satu seleksi berkas dan 10 tes yang harus Anda lalui ! Mengapa? Karena dari 6 tahap tersebut, ada 2 tahap yang terbagi menjadi 2 sesi tes, dan 1 tahap yang terbagi menjadi 3 sesi tes. Berarti kalau di total menjadi 10 tes toh… Fiuhhh… Supaya tidak penasaran, saya sengaja memilih gambar ilustrasi yang mirip dengan situasi asli saat seleksi kemarin. 

Tahapannya seperti ini:


Seleksi Awal
Wawancara Singkat

  1. Seleksi Berkas, Anda akan diseleksi menurut CV Anda yang Anda kirim melalui email ke hrd muamalat.
  2. Tes Tulis. Setelah lolos seleksi berkas, Anda akan dihubungi untuk mengikuti Tes Tulis tentang pengetahuan dasar keuangan syariah dan ilmu agama Islam. Waktu tahun 2011 Tes Tulis saya jalani di Universitas Mercu Buana, Menteng. Pada 2012, Tes ini bertempat di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Depok. Sebelum Tes Tulis, biasanya pihak HRD akan melakukan presentasi pengenalan tentang Bank Muamalat dan juga MODP itu sendiri. Akan dijelaskan proses seleksi, tujuan diselenggarakan seleksi ini, termasuk besaran gaji yang akan diperoleh. Pengumuman lolos tes Tulis diumumkan hari itu juga berserta jadwal Anda akan diwawancara singkat. 
  3. Wawancara Singkat. Wawancara singkat dilakukan hari itu juga atau jika tidak sempat, Anda akan dijadwalkan melakukan wawancara keesokan harinya. Jangan sampai lupa membawa hardcopy CV Anda. Wawancara singkat membutuhkan waktu sekitar 10 hingga 20 menit, yang ditanyakan secara umum adalah profil pribadi, motivasi masuk Bank Muamalat, kelemahan kekuatan pribadi,pengalaman menghadapi masalah waktu di kampus dulu atau di pekerjaan yang pernah digeluti bagi yang sudah pernah bekerja, kemampuan bahasa Inggris aktif Anda akan diuji juga di sini. 

Psikotest

  1. Tes Tulis. Berisi tes deret angka, dan lain-lain sebagaimana psikotest umumnya. Pengumuman tes dapat dilihat pada pukul 18.00 hari itu juga via situs lembaga psikologi yang bersangkutan. Waktu itu saya psikotest di Lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Salemba.
  2. Wawancara dengan psikolog. Ketika Anda dinyatakan lolos Tes Tulis psikotest, Anda akan diberi jadwal waktu wawancara. Jika Anda tidak ada saat nama Anda dipanggil, berarti Anda langsung dianggap diskualifikasi. Waktu wawancara cukup panjang, antara 30 hingga 90 menit tergantung keunikan pribadi Anda, hehe. Kelemahan dan kekuatan Anda sangat digali di sini, dan karena ini ada seleksi calon officer, kemampuan manajemen masalah sangat ditekankan pada pertanyaan-pertanyaan yang diajukan psikolog.

Tes TOEFL/EPT

Tes Bahasa Inggris Anda diuji di sini, waktu tes saya dulu diadakan di LIA Pengadegan. Tes yang diujikan terdiri dari:
  1. Tes Tulis (listening, reading, grammar).  Soal-soal yang diujikan dibedakan per lajur. Terdiri dari buku soal A dan B. 
  2. Essay. Seperti Tes Tulis, tema essay terdiri  lima pilihan tema dan Anda harus memilih salah satu. Tema essay antara saya dan teman-teman yang duduk di sekitar saya berbeda-beda. 
  3. Wawancara. Untuk tes wawancara, akan disodorkan beberapa pilihan topik. Dari topik yang Anda pilih , Anda harus menjabarkan pandangan Anda dalam bahasa Inggris, lalu akan ditanya-tanya juga oleh fasilitatornya. Jadi, bagi yang masih mengandalkan kemampuan menyontek sebagai pendukung Anda dapat lolos tes, lebih baik tingkatkan kepercayaandiri Anda, dan bersiap untuk menghadapi segala macam tes secara mandiri tanpa pernah berpikir untuk mencontek.

Wawancara oleh Area Manager

Wawancara oleh Area Manager
Waktu itu saya kebagian diwawancara oleh Pak Doni yang saat itu menjabat sebagai Area Manager di kantor cabang Fatmawati. It was a great experience talking to you Pak J .Pak Doni diminta pihak HRD Mualamat untuk menjadi pewawancara, beliau diberi daftar bertanyaan yang wajib ditanyakan. Para peserta diwajibkan memakai jas atau blazer. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan pada sesi interview ini tidak jauh beda dengan pertanyaan-pertanyaan pada wawancara pertama di tahap seleksi awal. Hanya saja, lebih mendalam dan lebih bersifat praktis. Misalnya, pernahkan di kampus. Kantor menghadapi masalah? Bagaimana cara Anda menghadapinya. Hasilnya keluar dalam satu atau dua hari kerja, hanya saja pengumuman resmi kepada peserta bisa dalam jangka waktu sepekan atau dua pekan setelah wawancara.

Tes Kesehatan

Tes Fisik
Jika Anda lolos wawancara dengan Area Manager, Anda akan dikabari via email, telepon , atau SMS bahwa Anda dijadwalkan mengikuti tes Kesehatan di lokasi dan waktu yang telah ditentukan. Waktu itu saya dijadwalkan mengikuti Tes Kesehatan di laboratorium Parahita, Warung Buncit. Yang dites adalah Tes Fisik, rontgen, tes darah, dan tes urin. Tips dari saya dalam menjalani tes kesehatan: 
  1. Pakailah pakaian kasual yang mudah dilepas pakai, khususnya bagi wanita berjilbab, karena pada sesi rontgen, Anda akan diminta melepaskan pakaian Anda, dan mengenakan pakaian semacam kimono dari laboratorium. Jangan khawatir, ruang rontgen biasanya didesain tertutup dan hanya boleh dimasuki oleh petugas wanita untuk pasien wanita dan petugas laki-laki untuk pasien laki-laki. Selain itu saat diambil darah, baju Anda harus dapat digulung sampai atas siku karena disitulah darah akan diambil. 
  2. Jaga kesehatan. Lebih direkomendasikan mengikuti tes fisik dalam keadaan fit. Jangan sampai sakit walau hanya flu atau demam.
  3. Lebih baik puasa 8 jam sebelum tes. Memang ada yang membolehkan untuk tidak puasa, tapi lebih baik Anda berjaga-jaga daripada harus bolak-balik atau makanan yang Anda konsumsi mempengaruhi hasil tes Anda.
  4. Jangan minum obat. Jika Anda tidak puasa sebelum tes Fisik, hindari minum obat-obatan sintetik, baik dari resep dokter maupun obat warung.
  5. Jangan buang air kecil dulu. Pastikan saat urin Anda ditampung untuk tes urin, 'persediaan' urin di kantong urin Anda cukup. Heheee...
  6. Tidak perlu pakai perhiasan, terutama kalung. Karena akan mengganggu proses rontgen. Tidak lucu kan kalau hasi rontgen Anda ada motif kalungnya...
Wawancara Final dengan Direktur

Wawancara Final
Well… inilah proses terakhir yang sangat menentukan. Seperti biasa, bagi yang lolos akan dihubungi via email, telepon, atau SMS.Dari kabar yang saya dengar saat itu, wawancara kadang dilakukan sekaligus dengan beberapa direktur, atau dengan satu direktur saja. Tiap sesi wawancara dijadwalkan langsung diikuti oleh 5 peserta seleksi sekaligus.Nah, angkatan seleksi saya waktu itu kedapatan interview 5 orang dengan satu direktur saja. Para peserta diwajibkan memakai jas atau blazer.

Setiap direktur memiliki caranya masing-masing dalam menguji calon pegawainya. Dari informasi yang saya dengar waktu itu, secara umum sesi wawancara ini seperti wawancara oleh Area Manager, tapi lebih banyak diisi dengan wejangan-wejangan. Nah, kalau saya dan teman-teman beda sendiri, direktur yang menguji kami menguji kami dengan cara studi kasus mengenai pembukaan cabang baru Muamalat di hongkong. Ceritanya kami adalah konsultan, kami diberi waktu untuk mempresentasikan saran kami kepada cabang baru tersebut. Alhamdulillah waktu itu kami dapat menyelesaikannya dengan baik. Tapiii… saya jatuh pada pertanyaan terakhir. Apakah pembukaan cabang baru di Hongkong tersebut visible? 4 teman teman saya menjawab ya,dan saya sendiri yang menjawab tidak, dengan alasannya tentunya. Dari raut wajah Direktur yang saya tangkap kala itu, beliau kaget dengan jawaban saya dan sepertinya alasan yang saya berikan tidak sesuai dengan pendiriannya.

Kalau saya cerita ke teman bahwa saya ikut seleksi ini dan sudah lolos sampai tahap kesehatan, pasti mereka akan bilang, kalau wawancara dengan jajaran Direksi ini hanya formalitas dan sudah 99% sudah pasti lulus. Tapi takdir berkata lain, semua teman saya dihubungi bahwa mereka lolos dan dijadwalkan datang untuk teken kontrak. Sedangkan saya tidak mendapat kabar apapun baik melalui email, telepon atau SMS. Saya akhirnya menghubungi pihak HRD langsung. Kesimpulannya, saya termasuk 1% yang tidak direkomendasikan lulus. Heheheee… Dulu saya sedih dengan hasil ini, tapi sekarang saya sudah dapat menertawakannya karena semua ada hikmahnya. Semua perjuangan saya mengikuti semua tahapan seleksi MODP ini sama sekali tidak ada yang sia-sia. Setelah menjalani dan lolos rangkaian tes tersebut, saya jadi lebih percaya diri ketika berbicara dengan orang-orang yang menjabat, berbicara dalam bahasa Inggris, percaya diri dengan kesehatan saya, dan kualitas pribadi saya untuk menjadi calon pemimpin. Hal ini sangat membantu saya ketika mengikuti tes seleksi CPNS tahun 2012, karena saya sudah tahan banting. Silahkan baca 'perjuangan' saya di posting saya yang berjudul 'Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)' . Sekalian rekomendasi link bank soal CPNS yang saya pakai, mudah-mudahan membantu :

1. http://www.soalcpns.com/?id=sadayana

2.  http://www.cpnsonline.com/?id=sadayanashop

Kesimpulan saya, agar Anda pantas diterima kerja, ya pantaskanlah diri Anda. Perusahaan tentu menginginkan memiliki pegawai yang jujur, pekerja keras, cerdas, proaktif, memiliki kemampuan komunikasi interpersonal, kematangan emosi, dan (untuk seleksi sejenis MODP atau Management Trainee lainnya) kemampuan bahasa asing yang baik. Maka jadilah seperti itu, dengan cara apa pun yang Anda mampu. Mulai dari instrospeksi diri, ikut kursus, konsultasi dengan orang yang berkompeten, dan lain sebagainya. Kalaupun Anda tidak diterima di perusahaan tersebut, sesungguhnya kemampuan-kemampuan yang saya sebutkan  tersebut adalah life skill yang memang Anda perlukan bukan cuma untuk menjadi pegawai, tetapi untuk kehidupan Anda sehari-hari. Insyaallah…

Sumber gambar:



Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)



Pengalaman seleksi CPNS Kemnakertrans 2012


Pegawai Negri Sipil
Assalamualaikum wr wb. Sudah sekian lama saya gak posting apa-apa di blog ini. Kalau soal alasan, ada dua tipe alasan: klise dan realitas. Alasan klisenya adalah ya saya belum konsisten dalam menulis, segudang ide tapi minim aksi lah intinya. Untuk alasan realitasnya, sekarang saya baru punya penghasilan lagi untuk kembali membeli paket internet di modem saya, heheheheee…. Memang bisa sih posting di warnet, hanya saja ketika berselancar internet di laptop sendiri tanpa batasan waktu dan ruang, saya jadi lebih bisa mencari topik-topik yang sesuai dengan kebutuhan sesuai mood saya saat itu. Setelah menemukan bahan yang cocok dan bagus, jadi lebih terinspirasi untuk menulis lagi. Nah, berhubung belum lama ini sudah ada kabar bahwa akan ada penerimaan CPNS lagi di tahun 2013 ini, saya berharap tulisan saya ini dapat memberi manfaat bagi para teman-teman pejuang di seleksi ini, ehem ehem.

 Bicara soal penghasilan, setelah keluar masuk keluar masuk pekerjaan dan juga berjuang ikut seleksi sana sini, akhirnya kini saya berstatus sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia (CPNS Kemnakertrans RI). Bukan soal mudah bisa memperoleh status ini. Saya yakin, rekan-rekan sejawat yang masih CPNS ataupun yang sudah hilang ‘C’-nya punya kisah perjuangan sendiri dalam mendapatkan pekerjaan dan sumber nafkah dari ranah birokrasi negri ini.

Saya ikut seleksi CPNS Kemnakertrans tahun 2012 dengan jabatan yang dibuka adalah Calon Instruktur. Secara umum, proses seleksi ini melalui beberapa tahap, yaitu: Seleksi Administrasi, Tes Kemampuan Dasar (TKD), dan Tes Kemampuan Bidang (TKB). Tiap tahapan seleksi disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing instansi yang membuka lowongan.

Proses Seleksi CPNS 2013
 Yang perlu dipersiapkan dalam melalui seluruh seleksi ini menurut pengalaman saya adalah: 

1) Uang. Sediakan setidaknya Rp 1.000.000,- , apalagi jika berkas-berkas yang Anda persiapkan untuk keperluan seleksi administrasi dimulai dari nol karena belum menyiapkan berkas apa pun yang ternyata dibutuhkan dalam proses seleksi.

2) Koneksi internet. Walau paket yang paling murah meriah sekalipun, Anda dituntut untuk selalu update dengan perkembangan informasi terbaru mengenai proses seleksi yang Anda ikuti.

3) Membawa berkas Anda kemanapun Anda pergi. Mulai dari pas foto berbagai ukuran, KTP, akte lahir, kartu keluarga, ijazah, pokoknya semua yang sudah difotokopi dan dilegalisir sebanyak yang Anda mampu. Hal ini penting agar Anda tidak bolak-balik dalammemenuhi berbagai persyaratan administrasi untuk memenuhi semua tahap seleksi CPNS.

4) Kesabaran. Proses seleksi CPNS ini lama sekali, jika Anda termasuk yang ikut seleksi murni tanpa mempunyai kenalan atau koneksi orang dalam (contohnya saya, hehe.. curcol), akan ada masa-masa tenggang yang kosong sama sekali sampai Anda akan bingung kok tidak ada kabar apa-apa dan harus menunggu sampai kapan. Saya pribadi menjalani mulai proses seleksi sampai yakin betul sudah diterima mulai dari Juli dan berakhir pada Desember 2012. Fiuuhhh… 

5) KeberuntunganWell… diantara ribuan pelamar, hanya ada lowongan untuk 111 calon instruktur. Bisa dibayangkan persaingannya. Tapi kita punya cara masing-masing agar menjadi orang yang beruntung. Mulai dari berusaha, dan… bagi kaum muslim, Allah telah memberi petunjuk bagi kita bahwa dengan bertaqwa, maka kita akan jadi orang yang beruntung.

Seleksi Administrasi




Seleksi administrasi ada beberapa cara, yaitu online (pada situs resmi penerimaan calon pegawai, hati-hati penipuan ya…) dan mengirim berkas fisik melalui pos (biasanya memakai alamat PO BOX). Untuk kelengkapan administrasi, setiap instansi ada yang sama dan ada pula yang berbeda, dalam tulisan ini, saya hanya akan berbagi tentang beberapa berkas yang butuh proses dan persiapan tersendiri untuk memperolehnya: 



1) Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Dibuat di Polres wilayah domisili Anda, karena domisili saya ada di wilayah Jakarta Barat, maka saya membuatnya di Polres Jakarta Barat di Slipi. Kalau dari Slipi Jaya tinggal menyebrang dengan Jembatan penyebrangan lalu jalan sedikit ke arah kanan. Untuk persyaratan administrasinya Anda bisa googling nomor kontak polres wilayah anda dan telponlah ke nomor kontaknya untuk menanyakan persyaratan dan informasi lain yang Anda butuhkan. Harap diingat, ada biaya administrasi resmi di sini. Seingat saya Rp 20.000 untuk biaya administrasi dan Rp 1000/lembar untuk legalisirnya. Saran saya, datanglah sebelum jam istirahat siang agar SKCK Anda bisa selesai hari itu juga, atau paling lambat esok harinya. Tujuan dibuatnya SKCK juga harus jelas untuk seleksi penerimaan CPNS. Jika yang tertulis untuk melamar pekerjaan swasta, maka SKCK Anda tidak bisa digunakan untuk seleksi penerimaan CPNS, begitu pula sebaliknya.

2) Sertifikat TOEFL. Persyaratan TOEFL minimal 450 dibutuhkan dalam proses seleksi saya dulu, karena jarak waktu yang sangat mepet saya langsung menuju LIA Pengadegan yang menyediakan jasa tes EPT (English Profficiency Test, kurang lebih sama dengan TOEFL) ODS (One Day Service) sehingga pagi saya tes, sore hasilnya sudah bisa diambil. Dana yang dibutuhkan relatif besar, minimal Rp 250.000, bisa lebih tergantung dari jenis tes dan layanan yang Anda pilih. (Pengalaman saya mengikuti tes ini dapat Anda baca di posting saya yang berjudul Seleksi Muamalat Officer Development Program (MODP) ).

3)  Legalisir ijazah dari SD hingga lulus kuliah/pendidikan terakhir Anda. Simpan baik-baik rekam jejak jenjang pendidikan Anda. Dalam dunia birokrasi, rekam jejak serta ‘keresmian dan kelegalan’ aktivitas Anda sebagai warga Negara yang sah harus dapat dibuktikan dengan berkas resmi pula. Segala ijazah yang belum dilegalisir agar disahkan segera. Karena tenggang waktu antara pengumuman lowongan resmi dengan batas waktu pengiriman berkas biasanya sangat mepet, hanya lima hari kerja. Lebih baik persiapkan dari sekarang daripada menyesal nanti. Perlu diingat, legalisir harus ditandatangan basah (bukan cap atau scan)  dari pejabat pendidikan tertinggi di instansi pendidikan Anda.Untuk SD-SMP-SMA ditantangani oleh Kepala Sekolah dan Kuliah oleh Rektor/Dekan langsung. Perhatikan juga kebutuhan biaya administrasi dalam proses legalisir ini sesuai ketentuan di masing-masing instansi pendidikan. 

4) Kartu Kuning Pencari Kerja dapat diperoleh secara gratis di kecamatan domisili Anda. Jika tidak mengantri, prosesnya tidak sampai setengah jam. Cukup membawa pas foto dan ijazah terakhir Anda. Di proses ini kartu kuning juga akan dilegalisir, gratis. Cukup bayar biaya fotokopi saja. Atau Anda juga bisa membuat kartu kuning di Disnakertrans terdekat. Persyaratannya bisa dilihat pada link rekomendasi saya di akhir tulisan ini.

5)  Surat Keterangan Sehat dari dokter rumah sakit pemerintah, biaya di pos berkas yang satu ini yang paling besar, saya melakukan medical check-up (med-check) di RSUD Cengkareng karena setelah saya cari di internet, biaya med-check di sini yang menurut saya paling terjangkau. Juli 2012 saya mengeluarkan biaya Rp 551.000 untuk paket med-check paket sederhana plus tes tidak tuli dan tidak bertato. Perhatikan paket med-check yang Anda pilih dengan persyaratan kesehatan yang ditentukan instansi yang Anda lamar. Hasil med-check dapat diambil dalam waktu 3 hari kerja, jika saat pengambilan hasilnya Anda berhalangan hadir, dapat diwakilkan, hanya saja Anda akan disuruh membuat surat kuasa bermaterai Rp 6.000. Surat Kuasa ini penting karena data kesehatan Anda bersifat rahasia dan hanya boleh diketahui oleh pihak yang berkepentingan saja. Setelah menerima hasil med-check Anda, jangan lupa untuk melegalisirnya juga. 




(Pengalaman saya mengikuti tes kesehatan beserta tipsnya dapat Anda baca di posting saya yang berjudul Seleksi Muamalat Officer Development Program (MODP) ).



6) Formulir Pendaftaran yang diunduh dari situs resmi penerimaan pegawai. Formulir ini harus diisi secara hati-hati dan teliti. Perhatikan jika ada ketentuan pengaturan cetak yang dibutuhkan dan juga ketentuan pengisian.

Tes Kemampuan Dasar (TKD)

Tes Kemampuan Dasar
Anda bisa mencari di internet ataupun toko-toko buku mengenai tes ini. Tes kemampuan bahasa, logika dan sejarah, diujikan dalam waktu yang ditentukan. Jika Anda pernah mengikuti tes sejenis Ujian Akhir Nasional (UAN), Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) atau psikotest, saya jamin Anda tidak akan asing lagi dengan konten dari TKD ini.  Saya lebih memilih membeli soal-soal TKD secara online karena setelah saya pertimbangkan, dengan biaya yang sama dengan membeli buku TKD baru versi cetak, saya bisa mendapat lebih banyak literatur soal dengan membeli secara online dengan keanggotaan seumur hidup. Berikut dua penyedia soal cpns online sekaligus yang saya pilih (testimoniku: keduanya memuaskan ! hehe, coba klik saja semuanya ya....) , berikut ini link-nya:

1. http://www.soalcpns.com/?id=sadayana

Pengalaman saya dulu ikut seleksi TKD yang diselenggarakan di GOR Ragunan, beramai-ramai bersama ribuan peserta lainnya. Karena keterbatasan jarak dan waktu, tidak semua peserta yang lolos seleksi administrasi mengikuti TKD ini. Menurut informasi yang saya dengar, saat ini TKD juga dilakukan online dengan komputer (CAT). Pengumuman dapat diakses di situs resmi yang difasilitasi oleh Kemenpan &RB atau sesuai informasi terbaru yang Anda terima. Tips dalam mengikuti tes ini adalah banyak banyak berlatih, karena seperti ujian lainnya, akan ada banyak kemiripan soal antara tahun satu dengan tahun-tahun setelahnya. Apalagi sejarah, tata bahasa, kepemerintahan akan relatif tidak berubah sepanjang tahun bukan? Yang diperlukan adalah ketekunan dan kerendahan hati Anda menyisihkan waktu juga tenaga untuk berlatih sebanyak-banyaknya soal, bukan dalam kemampuan Anda menghapal.

Tes Kemampuan Bidang (TKB)

Tes kemampuan Bidang ini yang sangat beragam praktiknya. Jika dulu saya melalui tes ini dengan sistem wawancara. Saya diwawancarai tentang profil pribadi saya, motivasi menjadi PNS,  pengalaman mengajar, kelemahan dan kekuatan pribadi, dan kesiapan jika ditempatkan di luar kota. Saya menjawabnya sesuai dengan pengalaman saya mengikuti berbagai seleksi pekerjaan dan juga mengikuti tips-tips menjawab jawaban saat wawancara kerja yang pernah saya baca.  Wawancara dilakukan di kantor pusat Kemnakertrans di Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Jika di kementrian dan instansi lain ada juga TKB dengan tes tertulis (misalnya posisi yang Anda lamar adalah guru matematika, maka akan dites soal-soal matematika), tes ketahanan fisik (misalnya lari, push up, sit up dengan hitungan waktu tertentu) , dan lain-lain sesuai ketentuan instansi tersebut. Oleh karenanya sekali lagi saya ingatkan untuk terus tersambung dengan internet agar Anda dapat berselancar dan terus menjaga kontak dengan informasi-informasi baru yang Anda butuhkan selama proses seleksi ini.

Semoga bermanfaat… Sukses ya seleksinya… Semoga Allah SWT memberikan yang terbaik untuk Anda...
Anda juga bisa mencari informasi lebih lanjut mengenai seleksi CPNS 2013 dari beberapa link rekomendasi saya dan juga link yang jadi sumber gambar posting saya ini.


Sumber gambar : 
http://www.lokernesiaku.com/